Rabu, 22 Juni 2011

sejarah GPSDI Jemaat Kristus Ajaib Kimi Nabire



Gereja Pantekosta Serikat di Indonesia jemaat Kristus Ajaib Kimi Nabire, adalah cabang pelayanan dari GPSDI Kristus Ajaib pusat kota Nabire. adapun jarak tempuh dari kota nabire menuju ke Kampung Kimi adalah 15 km. awalnya berdiri pelayanan di kimi dimulai dengan permintaan pelayanan dari jemaat yang memang berdomisili di kampung kimi dengan jumlah kepala keluarga yang tercatat adalah 5 keluarga. berdasarkan surat permohonan pelayanan itu, maka pada tanggal 24 February tahun 2008 diadakanlah ibadah perdana pada pembukaan pos PI di kampung kimi. ibadah perdana ini dipimpin langsung oleh Pdt. Daniel R Samben, M.Th selaku pengurus daerah Papua. ibadah perdana diselenggarakan dalam rumah yang dipinjamkan oleh keluarga Pdt. Paulus Appang ( gembala GPT ), kemudian pindah lagi dirumah kelaurga jemaat Lukas Londe. Setelah berlangsung selama beberapa bulan pelayanan di Kimi maka, koordinator pelayanan yaitu Pdtm. Marthen Arwam di Kampung Kimi, mengusulkan agar ada gembala sidang yang menetap di Kimi sebab pelayanan yang telah berjalan selama beberapa bulan telah berkembang dengan bertambahnya jumlah keluarga. dengan adanya usulan itu maka jemaat dengan penuh penghargaan atas pekerjaan Tuhan maka seluruh jemaat sepakat untuk memilih dari sekian hamba Tuhan yang dipromosikan oleh Pengurus Daerah. maka pada bulan november 2008 terpilihlah dari suara mayoritas jemaat Kimi yaitu Hamba Tuhan yang masih muda Pdt. Alfi Kasmaberland Ntahu, S.Th. dari terpilihnya seorang gembala jemaat bagi pelayanan di jemaat kimi maka semua yang bersangkut paut dengan pelayanan dipimpin langsung oleh Pdt. Alfi Kasmaberland Ntahu. bulan demi bulan berlangsung maka pada tanggal 1 februari 2010 gembala terpilih berdasarkan permintaan jemaat kimi berpindah domisili ke Kampung Kimi yang mana awalnya tinggal di pusat kota nabire. Pada tanggal 06 desember 2010 diadakanlah pelantikan Gembala Sidang sekaligus dirangkaikan dengan ibadah natal jemaat. sampai dengan tahun 2011 jumlah kepala keluarga dalam jemaat berjumlah 23 KK, adapun penghasilan jemaat mayoritas adalah peternak dan pekebun dan juga bekerja sampingan sebagai tukang kayu dan batu. dan sampai hari ini pekerjaan Tuhan tetap berlangsung walaupun silih berganti pergumulan dan persoalan yang menerpa baik jemaat maupun pekerjaan Tuhan. amin

mohon bantuan doanya bagi saudara-saudari yang juga peduli akan berkembangnya Pelayanan Injil Sepenuh.

1 komentar:

  1. Jika apa yg Tuhan pikirkan adalah yg anda pikirkan, maka apa yg anda pikirkan akan menjadi pikiran Tuhan,,

    ..look always to Him, do not look the way..."


    Hendro frederik Lapong_Tomohon.

    BalasHapus