Jumat, 23 September 2011

Tiga Dimensi Keselamatan (Efesus 2:4-5, Filipi 2:12-13, Roma 13:11 )

ada beberapa pandangan dari umat Kristiani yang mengatakan bahwa keselamatan itu akan tetap menjadi miliknya kendatipun ia nantinya mati dalam dosa. dalam artian bahwa walaupun hidup bergelimangan dosa namun telah menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya tetap akan menikmati kehidupan kekal untuk selama-lamanya. dengan demikian pemikiran yang seperti ini mengarah pada penyesatan, yang akhirnya banyak menyesatkan umat-umat yang lain. sementara yang sebenarnya keselamatan itu adalah anugrah dari Allah namun patut dimengerti bahwa keselamatan itu harus dikerjakan dalam takut dan gentar kepada Allah yang juruselamat dunia yaitu Tuhan Yesus Kristus. keselamatan itu bisa saja terambil dari kita bukan berarti Tuhan yang mengambilnya melainkan kita yang telah beroleh anugrah itu menyia-nyiakan anugrah itu dengan tidak menghargai dan mengisinya dengan tuntutan Firman Tuhan yang tidak perlu diperdebatkan lagi seperti apakah itu. surga dan neraka itu adalah pilihan yang harus dipilih salah satunya. oleh sebab itu mari kita simak garis besar dari tiga dimensi keselamatan yang dapat penulis bahas. kiranya garis besar khotbah ini dapat menjadi berkat bagi hamba-hamba Tuhan.
dalam tiga bagian pembacaan Firman Tuhan ini, kita diperlihatkan mengenai tiga dimensi, yaitu mengenai adanya waktu yang sudah terjadi, waktu yang sedang terjadi, dan waktu yang akan datang. INI BERBICARA MENGENAI KESELAMATAN.

dimensi pertama  ( Efesus 2:4-5 )
  • keselamatan berarti membebaskan dari suatu malapetaka dalam ayat ini menjelaskan tentang adanya kematian yang harus terjadi oleh karena adanya kesalahan / dosa yang telah diperbuat, namun oleh kasih karuniaNya sehingga kita beroleh kesempatan untuk hidup dalam keselamatan itu tanpa melalui usaha manusia itu sendiri tetapi oleh pemberian cuma-cuma dan itu telah dikerjhakan oleh Allah
  • dimensi pertama ini baru dalam tingkatan diampuni/disucikan --- belum dikuduskan.
  • dalam dimensi pertama ini berbicara tentang posisi dari orang percaya dan bertobat itu dari kegelapan dipindahkan kepada terangNya yang ajaib-- namun sebagai tindak lanjutnya bahwa orang yang telah menjadi percaya dan telah berada dalam terangNya Allah dituntut harus terus melangkah sampai pada terang yang besar atau sempurna ( Yoh 8:12 )------JUSTIFICATION.  ( ini adalah suatu perkara yang telah terjadi dan telah sempurna tuntutan dari dosa dikerjakan oleh Yesus Kristus )
dimensi kedua ( Filipi 2:12-13 )

  • pada dimensi kedua ini kita harus dengan yakin bahwa dosa kita telah diampuni oleh Bapa disorga melalui AnakNya yaitu Tuhan Yesus Kristus ( Lukas 7:48 ). sehingga tidak ada dasar bagi dunia dan setan untuk menuduh dan mendakwa kita dikarenakan keselamatan itu telah dikerhjakan oleh Dia. dan sekarang yang dikehendaki oleh Allah dalam dimensi kedua ini adalah dengan tetap melangkah dalam ketaatan, takut dan gentar pada TUhan, serta semua kemauan kita berdasar pada kehendak Tuhan.
  • dalam Kitab Yohanes 5:14, 8:11. Tuhan Yesus menegaskan kepadanya bahwa pergilah dosamu telah diampuni dan jangan berbuat dosa lagi. maknanya bahwa pergilah untuk bersaksi dan memberitakan bahwa dalam Yesus ada pengampunan dosa, dan jangan sekali-kali untuk berbuat dosa lagi sebab dengan demikian kita benar-benar tetap berada dalam kerangka keselamatan itu sendiri. kapan kita kembali berbuat dosa sesungguhnya kita sementara mempermainkan anugrah itu sendiri, yang mengindikasikan bahwa kita sesungguhnya tidak bergantung dan berharap sepenuhnya pada Karya itu...........SANTIFIKATION. ( ini adalah suatu perkara yang sedang terjadi dan terus akan terjadi sampai tiba masa akhir dari segala sesuatu )
dimensi ketiga ( Roma 13:11 )

ini berbicara tentang MARANATHA, yaitu keselamatan yang sempurna ketika Tuhan Yesus Kristus datang diatas awan-awan untuk menjemput para umat pilihanNya yang bertahan sampai pada masa kesudahannya...berbahagialah mereka yang senantiasa mempersiapkan diri dengan melakukan pembenahan sesuai dengan koridor Firman Tuhan......marilah kita senantiasa diperlengkapi dengan Pakaian Putih ( why 3:18, Mat 22: 11-13, Why 19:6-8.....ini berbicara tentang perbuatan-perbuatan kita yang berprinsip pada Firman Allah ). dan juga Minyak diatas Kepala ( Why 3:18, Mzm 48:8, Mat 25: 1-13......)

jadi Tuhan telah bekerja dengan melimpahkan anugrah keselamatan itu, sekarang tinggal bagaimana kita menyikapi dalam praktek hidup dasar dari anugrah keselamatan itu, dan bertahan sampai keselamatan yang sempurna itu tiba yaitu kehidupan yang kekal dalam sorgawi samawi..........amin HALELUYA.