Minggu, 03 Juli 2011

khotbah : "Jangan menyia-nyiakan keselamatan" ( Ibrani 2:1-4 )

ada banyak julukan yang diberikan kepada orang-orang kristen diakhir jaman ini yang makna faktanya lebih condong ke arah yang negatif, dan penuh dengan makna yang tidak mendatangkan terang Firman. seperti :
- kristen KTP
- Kristen Modern ( serupa dengan "perkembangan dunia" )
- Kristen kedagingan
- Kristen tak bertobat
- Kristen bebal...........dsb.
dari julukan-julukan ini tersirat bahwa tidaklah mudah untuk menjadi orang kristen yang tulus dan murni menyerahkan hidupnya dalam tangan Tuhan. sebab ternyata masih banyak hal yang kadangkala masih mengikat kejiwaan kita, sehingga seakan-akan kita menjadi orang kristen yang tak berdaya mengatasi hal yang buruk dari luar dan dari dalam diri kita.
dalam Kitab Ibrani ini khususnya pasal 2 tersirat bahwa Allah melalui penulis kitab Ibrani ini memperingatkan tentang akan bahayanya umat-umat Tuhan yang menyia-nyiakan keselamatan yang telah diperoleh. Firman Tuhan ini disampaikan kepada mereka yang sudah menjadi Kristen dalam artian mengenal Tuhan dan telah mendengar tentang kabar keselamatan. bukan kepada mereka yang belum mengenal Allah atau kafir.
melalui kesempatan ini mari kita simak bersama-sama apakah yang menjadi suatu peringatan yang termuat dalam satu perikop ini yang ditekankan oleh Penulis dalam hikmat Allah agar kita tidak termasuk dalam orang-orang yang menyia-nyiakan keselamatan itu.

1. Harus lebih meneliti dan memperhatikan apa yang kita telah dengar ( firman keselamatan )
meneliti dan memperhatikan mempergunakan kata "prosecho" yang artinya memegang / menjaga hati dan pikiran.
dalam artian kita sebagai pengikut Kristus yang hidup diakhir jaman ini harus benar-benar mengambil prinsip untuk mendengar Firman Tuhan dengan penuh perhatian agar Firman Tuhan itu yang menjadi kekuatan dalam hidup ini yang banyak sekali pengaruh-pengaruh negatifnya. ketika benar-benar telah melakukannya maka dengan sendirinya kita pasti akan terhindar dari arus yang menghanyutkan. penggunaan kata kerja dalam kalimat "kita jangan hanyut terbawa arus", 'Pararreo'----> kata kerja ini menggambarkan bahaya yang akan kita hadapi, ketika kita tidak dapat dengan teliti dan memperhatikan Firman Kehidupan yang mendatangkan keselamatan.

2. setiap pelanggaran dan ketidaktaatan mendapat balasan yang setimpal.
dalam Kitab I Yohanes 3:4, "......dosa alah pelanggaran hukum Allah". jadi yang dapat dikategorikan dalam pelanggaran dan ketidaktaatan itu adalah dosa. jadi semua yang berbau dosa itu adalah pelanggaran dan ketidaktaatan.
pelanggaran dan ketidaktaatan yang mengikat gereja-gereja Tuhan itu anatara lain :
- berzinah dan membunuh ( Yakobus 2:11 )
- Tidak mendengar Firman dan mendurhaka ( Keluaran 23:21 )
- Tidak beribadah ( bnd  Kel 23:25, I Tim 4:7, Ul 6:13-15 )
- Hidup menurut keinginan daging ( Galatia 5:19-21 )
- Kelakuan manusia lama masih melekat ( efesus 4 : 25 - 32 ).
dari dua peringatan ini telah ditekankan bahwa bagaimana kita dapat luput dari semua pelanggaran dan ketidaktaatan yang kita lakukan dan berimbas pada balasan yang setimpal dari Tuhan, itu dikarenakan kita dengan penuh kesadaran telah menyia-nyiakan keselamatan itu.   
bertobatlah dan berbaliklah kepada Allah dengan benar-benar mengikuti apa yang diperintahkan-Nya. sebab waktunya sudah sangat singkat......AMIN

Tidak ada komentar:

Posting Komentar